Minggu, Januari 07, 2018

Contoh Program Kerja Supervisi Akademik

Berkas Sekolah

Contoh Program Kerja PKS Kesiswaan Format Word

Berikut ini kami bagikan Contoh Program Kerja Supervisi Akademik Format Word untuk Kepala Sekolah jenjang SMP, MTs, SMA, SMK dan MA yang bisa digunakan sebagai Referensi dalam membuat Rencana kegiatan untuk 1 Tahun Pelajaran.

Contoh Program Kerja Supervisi Akademik

Latar Belakang Program Kerja Supervisi Akademik

Salah satu tugas kepala sekolah/madrasah adalah melaksanakan supervisi akademik. Untuk melaksanakan supervisi akademik secara efektif diperlukan keterampilan konseptual, interpersonal dan teknikal (Glickman, at al; 2007). Oleh sebab itu, setiap kepala sekolah/madrasah harus memiliki dan menguasai konsep supervisi akademik yang meliputi: pengertian, tujuan dan fungsi, prinsip-prinsip, dan dimensi-dimensi substansi supervisi akademik.
Supervisi akademik yang dilakukan kepala sekolah/madrasah antara lain adalah sebagai berikut :
  1. Memahami konsep, prinsip, teori dasar, karakteristik, dan kecenderungan perkembangan tiap bidang pengembangan pembelajaran kreatif, inovatif, pemecahan masalah, berpikir kritis dan naluri kewirausahaan
  2. Membimbing guru dalam menyusun silabus tiap bidang pengembangan di sekolah/madrasah atau mata pelajaran di sekolah/madrasah berlandaskan standar isi, standar kompetensi dan kompetensi dasar, dan prinsip-prinsip pengembangan KTSP.
  3. Membimbing guru dalam memilih dan menggunakan strategi/ metode/teknik pembelajaran/bimbingan yang dapat mengembangkan berbagai potensi siswa.
  4. Membimbing guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran/ bimbingan (di kelas, laboratorium, dan/atau di lapangan) untuk mengembangkan potensi siswa.

Tujuan dan fungsi supervisi akademik

Tujuan supervisi akademik adalah:
  • membantu guru mengembangkan kompetensinya,
  • mengembangkan kurikulum,
  • mengembangkan kelompok kerja guru, dan membimbing penelitian tindakan kelas (PTK) (Glickman, et al; 2007, Sergiovanni, 1987).

Prinsip-prinsip supervisi akademik

  1. Praktis, artinya mudah dikerjakan sesuai kondisi sekolah.
  2. Sistematis, artinya dikembangan sesuai perencanaan program supervisi yang matang dan tujuan pembelajaran.
  3. Objektif, artinya masukan sesuai aspek-aspek instrumen.
  4. Realistis, artinya berdasarkan kenyataan sebenarnya.
  5. Antisipatif, artinya mampu menghadapi masalah-masalah yang mungkin akan terjadi.
  6. Konstruktif, artinya mengembangkan kreativitas dan inovasi guru dalam mengembangkan proses pembelajaran.
  7. Kooperatif, artinya ada kerja sama yang baik antara supervisor dan guru dalam mengembangkan pembelajaran.
  8. Kekeluargaan, artinya mempertimbangkan saling asah, asih, dan asuh dalam mengembangkan pembelajaran.
  9. Demokratis, artinya supervisor tidak boleh mendominasi pelaksanaan supervisi akademik.
  10. Aktif, artinya guru dan supervisor harus aktif berpartisipasi.
  11. Humanis, artinya mampu menciptakan hubungan kemanusiaan yang harmonis, terbuka, jujur, ajeg, sabar, antusias, dan penuh humor
  12. Berkesinambungan (supervisi akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh Kepala sekolah).
  13. Terpadu, artinya menyatu dengan dengan program pendidikan.
  14. Komprehensif, artinya memenuhi ketiga tujuan supervisi akademik di atas (Dodd, 1972). 

Dimensi-dimensi subtansi supervisi akademik

  1. Kompetensi kepribadian.
  2. Kompetensi pedagogik.
  3. Kompotensi profesional.
  4. Kompetensi sosial.
Lebih Jelas dan Lengkap silahkan lihat dan Dapatkan dalam format word dibawah ini :

Preview File : Contoh Program Kerja Supervisi Akademik


Download File :
Contoh Program Kerja Supervisi Akademik ini merupakan salah referensi yang baik dan benar sesuai harapan anda, bisa digunakan untuk Contoh Program Sekolah dengan demikian file tersebut bisa memenuhi dan mengakhiri pencarian di Google.